Cek Bedanya Water Treatment untuk Hotel dan Restoran, Jangan Sampai Keliru! Empat Lawang, Sumatera Selatan

Aktivitas operasional bisnis perhotelan maupun restoran mengandalkan air bersih sebagai elemen utamanya. Air bersih ini bisa terpenuhi dengan adanya sistem water treatment (WT) yang berkualitas, sehingga pasokan air bersih dapat terjaga setiap harinya.
Namun, kedua bidang usaha ini memiliki kebutuhan dan skala pemakaian yang berbeda. Karenanya sistem WT yang digunakan harus diadaptasi, agar aktivitas harian lancar. Kekeliruan dalam pengelolaan sistem WT akan membuat kepuasan pelanggan dan efisiensi biaya menjadi terganggu.
Air Bersih sebagai Standar Industri Hospitality
Bagi hotel maupun restoran, ketersediaan air bersih akan mendukung operasional harian. Tak hanya membuatnya jadi lebih lancar, air bersih yang higienis juga bisa menciptakan kesan positif bagi tamu yang datang.
Lebih dari itu, air bersih juga menunjukkan keseriusan bisnis restoran maupun hotel. Jika kedua bidang hospitality ini melakukan pengolahan air yang baik, maka pelanggan akan memberi kesan baik. Bukan tak mungkin pelanggan akan lebih loyal untuk memakai layanan yang tersedia di hotel maupun restoran Anda.
Maka dari itu, kehadiran air bersih menjadi tolok ukur utama dalam industri hospitality. Selain sebagai tolak ukur profesionalitas, air yang bersih juga mencerminkan bagaimana servis industri hotel dan restoran berjalan. Sekalipun terkesan sederhana, keberadaan air bersih bisa menopang kontinuitas bisnis yang Anda kelola.
Fungsi Water Treatment dalam Bisnis Hotel dan Restoran
1. Mengenal Water Treatment
Water treatment merupakan proses pemrosesan air yang dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas air. Setelah air difilter lewat sistem WT, air bukan cuma dipakai untuk kebutuhan konsumsi, tapi juga bisa dipakai untuk kegiatan kebersihan serta memasak.
Sistem ini akan berfungsi untuk memfilter kotoran, membuang bau, mengurangi logam berat, sampai menstabilkan pH dalam air. Jika digunakan untuk industri hospitality seperti hotel atau restoran, sistem WT biasanya akan dilengkapi filter tambahan, baik berupa reverse osmosis atau UV sterilizer.
2. Tujuan Water Treatment
Sebagai sistem filtrasi air, WT memiliki tujuan utama untuk memastikan air bebas kontaminan saat dikonsumsi atau digunakan. Fungsi lainnya pemakaian WT untuk bidang hospitality antara lain:
Menjamin air yang jernih, higienis, serta aman untuk digunakan atau dikonsumsi. Dengan adanya proses filtrasi dan disinfeksi, resiko kontaminasi karena bakteri, mikroorganisme, klorin, dan mineral berbahaya lain bisa ditekan.
Menjaga peralatan dapur atau pipa selalu dalam keadaan prima. Sebab air yang tidak tersaring sempurna bisa menimbulkan endapan kotoran sampai korosi pada saluran air. Hal ini tentunya bisa mempertahankan efisiensi operasional dan meminimalkan biaya tak terduga.
Memastikan air yang dikonsumsi selaras dengan standar kesehatan dan kualitas yang ditetapkan. Dengan konsistensi ini, industri hospitality tak hanya memberikan rasa nyaman, tapi juga kesan profesional di tiap layanan yang diberikan.
Kebutuhan Air Konsumsi untuk Hotel dan Restoran
Meskipun sama-sama membutuhkan air bersih dari sistem water treatment, hotel dan restoran memiliki keperluan berbeda. Agar lebih mudah mengertinya, Anda bisa menyimak penjelasan berikut ini.
1. Penggunaan Air Konsumsi untuk Hotel
Dalam bisnis hotel, air konsumsi dimanfaatkan untuk beragam keperluan, khususnya untuk menghadirkan layanan terbaik pada tamu, misalnya:
Air minum untuk tamu, hotel umumnya menyiapkan air minum dalam bentuk dispenser galon atau air olahan sendiri. Hotel harus menjamin air minum yang dikonsumsi berstandar food grade tanpa membawa risiko kesehatan.
Air untuk seduhan teh dan kopi, mengingat hotel menyediakan fasilitas pantry atau layanan kamar. Maka air yang digunakan harus berasa netral serta bebas bau agar tak memengaruhi cita rasa makanan atau minuman.
Penggunaan air di dapur hotel untuk beragam keperluan, utamanya untuk urusan kuliner. Walaupun tak dikonsumsi, air di area dapur harus menjalani sistem water treatment yang baik untuk proses masak serta pencucian makanan.
Dengan kebutuhan tersebut, air konsumsi yang ada di hotel wajib yang bening, tanpa bau, serta berstandar food grade. Jika tak memenuhi kriteria tersebut, akan ada kesan negatif dari tamu yang bisa menurunkan citra hotel.
2. Penggunaan Air Konsumsi untuk Restoran
Lain halnya dengan restoran, air konsumsi di industri hospitality ini harus spesifik. Sebab berkaitan langsung dengan proses pengolahan kuliner, diantaranya:
Air untuk proses masak dan pembuatan minuman, karenanya air harus bebas dari sedimen, logam kimia, dan zat kimia yang bisa membuat rasa makanan berubah.
Air bersih untuk diminum dan dikonsumsi, dengan sistem RO yang dikelola sendiri, restoran bisa menyediakan air yang betul-betul aman, murni, serta pantas untuk dikonsumsi oleh pelanggan.
Pemakaian air untuk membersihkan bahan makanan juga peralatan dapur. Proses pencucian ini menuntut air yang bersih dari kuman agar makanan tidak beresiko terkontaminasi kuman maupun bakteri.
Lewat berbagai kebutuhan tersebut, air konsumsi untuk restoran memiliki kriteria berupa cita rasa netral, bersih dari sedimen dan logam berat, serta terjamin secara mikrobiologis.
Dampak Jika Salah Pemilihan Sistem Water Treatment
1. Timbulnya Kerak pada Peralatan
Kendala yang biasa timbul jika hotel atau restoran tidak menggunakan water treatment adalah penumpukan kerak di perlengkapan dapur hingga saluran air. Hal ini diakibatkan karena adanya kandungan mineral dalam air yang kurang tersaring. Dalam jangka panjang, biaya perawatan dan penggantian spare part bisa naik.
2. Kualitas Makanan dan Minuman yang Menurun
Jika sistem WT tak sanggup menetralkan bau, rasa, dan zat kimia dalam air, cita rasa makanan maupun minuman akan turun. Misalnya kadar klorin yang tinggi akan membuat makanan jadi pahit. Walau tampak sepele, kondisi ini bisa mengurangi kepuasan konsumen dalam menikmati makanan.
3. Komplain dari Pelanggan
Banyak pelanggan yang tidak mau kompromi dengan kualitas air. Apabila kondisi ini tak segera Anda atasi, trust pelanggan bisa menurun. Sekali pelanggan merasa tidak puas, mereka tak hanya akan memberi ulasan buruk pada hotel atau restoran, tapi juga ogah kembali.
4. Resiko Kesehatan yang Tinggi
Industri hospitality memiliki regulasi higienis yang ketat. Salah sistem pengolahan air bisa menyebabkan kontaminasi bakteri atau mineral berat. Akibatnya pelanggan mengalami risiko kesehatan serius. Kelalaian ini juga menyebabkan hotel atau restoran Anda tidak lolos dalam uji kelayakan dari lembaga kesehatan atau regulator.
Tips Memilih Water Treatment yang Tepat
Menyeleksi sistem water treatment yang tepat merupakan tahap krusial bagi bisnis hospitality seperti hotel dan restoran. Anda bisa menimbang mesin WT sesuai kapasitas dan konsumsi air harian. Jangan lupa untuk memeriksa kualitas dan bagian-bagian mesin yang Anda pilih.
Agar memperoleh filtrasi terbaik, Anda bisa memilih vendor mesin WT yang profesional dan terpercaya seperti Aqualux. Penyedia sistem WT ini menyediakan mesin dan sistem pengolahan air yang hemat energi, cocok untuk kebutuhan hotel dan restoran berskala besar.
Dengan mesin yang sudah tersertifikasi ISO dan teruji, Aqualux menyediakan layanan konsultasi, pemasangan, serta dukungan teknis profesional. Lewat Aqualux, Anda bukan cuma memperoleh air bersih lewat sistem water treatment yang prima, tapi juga mampu menyediakan air yang bersih sesuai dengan standar kesehatan.


Comments are closed